Tag

, , , ,

oleh : Jayyid
(Team Kajian Shoutussalam)

Shoutussalam.com Pada suatu hari ,sore hari tepatnya ,ada seorang ayah menasehati putranya ,sang ayah pun berkata:”le,dadi uwong beriman kuwi kudu kuat..”(nak,jadi mukmin  itu harus kuat),anak menjawab :”la ngopo pak ?(emang kenapa bapak?).

Dari sini pembahasan kita mulai

Sang ayah pun menjelaskan:

Nabi Muhammad Shalallohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى اله عليه وسلم : “المؤمن القوي خير، وأحب إلى الله من المؤمن الضعيف. وفي كلٍّ خير. احرص على ما ينفعك، واستعن بالله ولا تَعْجَز .. وإن أصابك شيء فلا تقل: لو أني فعلت كذا، كان كذا وكذا، ولكن قل: قدَّر الله، وما شاء فعل، فإن لَوْ تفتح عمل الشيطان” رواه مسلم.
artinya:” Dari Abi Hurairah ra, katanya: Telah bersabda Rasulullah (sallallahu alayhi wasalam): Mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai olih Allah daripada mukmin yang lemah, dan pada tiap-tiap (mereka) ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah kamu mendapatkan apa yang mendatangkan manfaat bagi kamu, dan pohonlah pertolongan kepada Allah dan janganlah kamu lemah, dan sekiranya suatu (musibah) menimpa kamu maka janganlah kamu mengatakan: Kalau saya melakukan itu (dulu) sudah tentu saya akan begini dan begitu, tetapi katakanlah: (Ini adalah) takdir Allah, Dia berkuasa melakukan apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya “KALAU” membuka amalan syaitan.

(Hadis Riwayat Muslim)

Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan mengatakan:hadits ini shahih ,diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya,sesungguhnya orang beriman yang kuat iman ,badan ,dan amalannya itu lebih baik dari pada orang beriman yang lemah iman,badan dan amalannya,karena mukmin yang kuat akan memberikan manfaat dan berkontribusi untuk kaum muslimin yang lain,dan kaum muslimin yang lainnya akan sangat membutuhkan dan memanfaatkan kekuatan iman ,badan dan kekuatan kerjanya dalam jihad fie sabilillah,dan untuk kemaslahatan kaum muslimin yang lainnya,dan untuk membela islam dan kaum muslimin,dan menghinakan musuh musuh islam dan menggentarkan mereka,ini adalah sesuatu yang tidak dimiliki oleh mukmin yang lemah ,dari segi ini maka mukmin yang kuat lebih baik dari pada mukmin yang lemah,dan masing masing mempunyai kebaikan sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi Muhammad Shalallohu ‘Alaihi wa Sallam,Iman itu baik semuanya baik ,mukmin yang lemah juga memiliki kebaikan ,akan tetapi mukmin yang kuat lebih banyak kebaikannya dibandingkan mukmin yang lemah bagi dirinya sendiri,agama,dan bagi saudara muslim yang lain,dalam hadits ini terdapat dorongan atau perintah untuk kuat ,agama islam adalah agama yang kuat ,mulia dan tinggi selamanya maka memerintahkan kaum muslimin supaya kuat Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

وَأَعِدُّواْ لَهُم مَّا اسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ وَمِن رِّبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِن دُونِهِمْ لاَ تَعْلَمُونَهُمُ اللّهُ يَعْلَمُهُمْ وَمَا تُنفِقُواْ مِن شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنتُمْ لاَ تُظْلَمُونَ

[سورة الأنفال: آية 60‏]

Artinya : Dan persiapkanlah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yng kamu miliki dan dari pasukan berkuda yang dapat menggentarkan musuh Alloh  ,musuh musuh mu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya ,tetapi Alloh mengetahuinya ,apa saja yang kamu infakkan dijalan Alloh niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan di zalimi (dirugikan).(Al Anfal:60)

Alloh berfirman:

{ولِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ وَلِلْمُؤْمِنِينَ‏}

Artinya:”padahal kekuatan itu hanyalah bagi Alloh ,RasulNya dan bagi orang orang mukmin..”(Al Munafiqun:8)

Dan berfirman:

{وَأَنتُمُ الأَعْلَوْنَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ}

Artinya:”sebab kamu paling tinggi (derajatnya ),jika kamu orang beriman “(Ali Imran:139)

Maka kekuatan sangat dibutuhkan dalam islam :kuat dalam iman ,aqidah ,kuat dalam beramal,dalam badan (fisik),karena ini akan mendatangkan kebaikan bagi kaum muslimin .”

Maksud ayat :واعدوا لهم ما استطعتم من قوة  

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam  telah memberikan sebuah khuthbah pada suatu hari diatas minbar, beliau bersabda :

“ Kalian persiapkanlah segala kekuatan kalian untuk menghadapi mereka., dan ketahuilah sesungguhnya kekuatan itu adalah kemampuan untuk melontarkan anak panah, ketahuilah kekuatan itu adalah kemampuan untuk melontarkan anak panah, ketahuilah kekuatan itu adalah kemampuan melontarkan anak panah “(Diriwayatkan oleh Muslim didalam Kitab al-Imarah, bab. Fadhlu ar-Ramyu wal-Hatstsu ‘alaihi).

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam  memberikan penafsiran dari makna kekuatan dengan kemampuan untuk melontarkan anak panah. Dan pada hadits ini menunjukkan keutamaan melontarkan anak panah dan perlombaan memanah dan perlunya fokus terhadap kemahiran mempergunakannya dengan niat Jihad fi sabilillah ta’ala.  Demikian juga dengan pelatihan-pelatihan kemiliteran dan penggunaan ragam bentuk senjata, perlombaan menunggang kuda dan lain sebagainya. Dan maksud dari semuanya itu tiada lain untuk melatih kesiapan berperang dan latihan serta pengupayaan segala penunjang peperangan dan melatih kesiapan fisik.

Persiapan kekuatan mental dan fisik ini juga dimaksudkan untuk mengentarkan hati musuh-musuh Islam, kaum munafik, orang-oang kafir dan para penghianat, sebagaimana dalam firman Allah ta’ala :

“ Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang ( yang dengan persiapan itu ) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkanpada jalan Allah niscayaakan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya ( dirugikan ) “ (Surah al-Anfal : 60).

Oleh karena itu wajib bagi kaum muslimin  untuk senantiasa mempersiapkan kekuatan ini dan dengan semakin menyempurnakannya sehingga akan menggentarkan kekuatan kebatilan dan musuh-musuh Allah dan menanamkan dalam hati sanubari mereka rasa takut, yang akan membuat mereka segan untuk menyerang negeri-negeri Islam  dan tidak terbersit dalam pemikiran mereka untuk berdiri menghadapi cahaya Islam yang menyebar memberi pembebasan bagi setiap kaum manusia di muka bumi dan untuk menegaskan Uluhiyah Allah semata dan merobohkan segala bentuk uluhiyah terhadap hamba-Nya.  Jadi kaum muslimin mereka diperintahkan untuk menjadi orang-orang yang kuat, dan agar mereka memobilisir segala aspek yang akan memberi kekuatan bagi mereka, agar mereka disegani dimuka bumi dan agar kalimat Allah ditinggikan dan kalimat orang-orang kafir menjadi rendah terhinakan, dan pada akhirnya Agama ini hanyalah bagi Allah.

“dadi ngono le ,kowe ki kudu kuat ,kuat imane ,aqidahe ,awake , terus kuat amalane”

(“jadi gitu nak ,kamu itu harus kuat ,kuat iman ,aqidah , fisik dan kuat dalam beramal (bekerja)”

Anak:”nggeh pake..”

(“iya bapak”)

(last)

sumber :

http://www.shoutussalam.com/read/in-depth/12430/jadilah-orang-yang-lebih-baik-dan-dicintai/